Sabtu, 02 November 2013

Rebutan Emas Di Gunung Tumpang pitu

tumpang.jpgGunung Tumpang Pitu di Banyuwangi, Jawa Timur, memiliki kandungan emas yang berlimpah...Wilayah Banyuwangi memang diidentikkan dengan banyak misteri. Sebagian besar masyarakat di luar wilayah ujung timur Pulau Jawa tesebut selalu mengindentikkan peninggalan wilayah Kerajaan Blambangan ini dengan santet.penduduk setempat menemukan banyak sarang burung walet di sekitar hutan Gunung Tumpang Pitu, Pesanggaran, Banyuwangi. Ketika ia akan memanen keesokan harinya, ternyata sarang walet itupun sirna entah ke mana.
Cerita tentang penemuan sarang walet oleh penduduk di sekitar Gunung Tumpang Pitu yang kemudian hilang, hanyalah sebagian cerita mistis di sana. Cerita mistis lain begitu banyak berserakan menemani kehidupan masyarakat tetangga Pulau Bali ini.
Setelah sekitar tiga jam menempuh perjalanan dari kota Jember, redaksi mencapai tempat tujuan, tepatnya di kawasan Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Di atas pantai itu, berdiri dengan tegap jajaran perbukitan bernama Gunung Tumpang Pitu.


perut bumi di Gunung Tumpang Pitu ternyata menyimpan kandungan batuan emas dengan potensi menggiurkan. Kini, sebuah perusahaan penambangan besar akan menikmati kilauan emas sesungguhnya. Lalu bagaimana nasib masyarakat di sana?
PT Indo Multi Niaga akan terus mengeksplorasikan tambang emas Gunung Tumpang Pitu di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jatim sampai 2015.
IMN merupakan perusahaan penanaman modal dalam negeri yang sejak 2007 sampai saat ini masih melakukan kegiatan eksplorasi.

Berdasarkan SK Bupati Banyuwangi No 188/05/KP/429.012/2007, IMN mengantongi izin usaha pertambangan (IUP) tahap eksplorasi seluas 11,6 ribu ha di Banyuwangi bagian selatan.

Selain Tumpang Pitu dengan luasan 1.700 ha, konsesi IMN juga mencakup areal Katak, Candrian, Gunung Manis, Salakan, Gumuk Genderuwo, dan Rajeg Besi.

Geolog IMN, Hendy Prayitno menambahkan, sejauh ini, IMN sudah mengambil 10.000 sampel yang masing-masing berberat 1,3 kg.

Lalu, sejak eksplorasi pertama kali pada 20 September 2007 sampai 29 Februari 2012, IMN sudah membor di 367 titik dengan kedalaman total 116.495 meter. Terdiri atas 16 titik sedalam 4.172 m yang dikerjakan PT Hakman Platina Metalindo dan IMN 351 titik dengan kedalaman 112.322 m.

Pramono juga menjelaskan, pihaknya memang sudah mendapat izin eksploitasi dari Bupati Banyuwangi melalui SK 188/10/KEP/429.011/2010 dengan luas 4.998 ha.
Namun, IMN masih fokus mengeksplorasi Tumpang Pitu yang sudah dibor sebanyak 324 titik. "Kami optimalkan mencari prospek di Tumpang Pitu. Tahun ini, kami targetkan 40 titik pemboran lanjutan di Tumpang Pitu," ujar Hendy.

Berdasarkan hasil eksplorasi sementara, lanjutnya, tambang Tumpang Pitu baru menghasilkan emas sebesar 0,2 gram per ton. Target IMN adalah 0,4 gr emas per ton dan 0,4 persen tembaga per ton sebelum memutuskan masuk ke tahapan produksi.
PT Indo Multi Niaga (IMN) dan mitranya asal Australia, Intrepid Mines Limited, terus melakukan pengeboran. Hasilnya luar biasa. Nilai tambangnya ditaksir sekitar Rp 50 miliar. Belakangan nama Edwin Soeryadjaya, Komisaris Utama PT Adaro Energy Tbk, juga masuk dalam IMN. Surya Paloh, pemilik Media Group, juga ikut terjun ke bisnis ini. Dia mendapat lima persen saham dari Intrepid.

semoga Gunung Tumpang Pitu dapat bermanfaat untuk rakyat...!!



Sumber referensi :
Detik.co.id

Jawa Pos


sumber

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Text

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Popular Posts

Yoganus Bentoensis © 2013 Supported by Best Blogger Templates and Premium Blog Templates - Web Design Published by satu-delapan